Panduan Jualan Online untuk Pemula Sampai Sukses

jualan online

Sekarang adalah era digital, era di mana orang bisa menemukan hampir semua kebutuhan secara online. Dengan kata lain, Anda bisa menjual apapun secara online. Mengikuti perkembangan zaman sangat penting, apalagi apabila Anda adalah seorang pengusaha atau sudah memiliki bisnis tertentu. Beralih atau melebarkan sayap dengan jualan online berpotensi untuk meningkatkan penghasilan Anda.

Hal ini juga berlaku bagi Anda yang masih belum memiliki produk untuk dipasarkan atau mungkin baru sebatas pemikiran. Kini, saat yang tepat untuk merealisasikan pemikiran tersebut. Banyak kisah-kisah inspiratif yang bisa diserap ilmunya untuk menjadi seorang pebisnis sukses. Selain berjualan online, beberapa profesi lain juga bisa digeluti secara online untuk mendapat tambahan penghasilan.

Artikel Terkait:

Profesi Kerja Online dengan Potensi Pendapatan Tinggi.

Pada artikel ini, saya akan memaparkan panduan memulai jualan online, mulai dari memilih produk hingga mengelola bisnis ketika sudah berjalan. Melalui tulisan ini diharapkan Anda yang masih ragu bisa menghapus keraguan tersebut untuk mulai membangun kerajaan bisnis Anda.

Tips Jualan Online untuk Pemula

Ada tiga jenis orang yang mungkin sedang membaca tulisan ini. Pertama, mereka yang sudah memiliki bisnis tapi baru ingin memasarkan produknya secara online. Kedua, orang yang belum memiliki bisnis/produk tapi punya keinginan untuk jualan online. Ketiga, orang tanpa dua alasan sebelumnya, tapi senang menambah wawasan. Apapun alasan Anda membaca tulisan ini, semoga bisa bermanfaat di kemudian hari.

Menyusun Rencana Jualan Online

Rencana bisnis harus disusun sebelum Anda terjun lebih dalam pada bisnis tersebut. Rencana bisnis ini akan memuat beberapa poin yang akan saya jelaskan pada poin-poin selanjutnya. Tapi, secara garis besar rencana bisnis ini terdiri dari strategi Anda menjalankan bisnis tersebut.

Pertama, tentukan produk apa yang hendak dijual atau produksi. Jika hendak memproduksi sebuah barang, pastikan Anda telah memiliki beberapa rincian sebagai berikut:

  • Produk apa yang hendak dijual/diproduksi.
  • Target pasar atau konsumen.
  • Mencari supplier.
  • Melakukan riset harga dari kompetitor untuk jenis produk yang sama.
  • Tentukan harga jual.
  • Menentukan tempat jualan online.
  • Proses produksi.
  • Promosi dan Distribusi.
  • Pengembangan produk.

1. Menentukan Produk

Produk atau objek jualan online Anda adalah poin terpenting dalam sebuah bisnis. Cara yang paling mudah adalah dengan menjual produk yang memang Anda kuasai, sering digunakan, atau punya pengetahuan lebih tentang produk tersebut. Misalnya, Anda adalah seorang yang antusias dengan perkembangan gadget dan aksesorisnya. Maka, cobalah untuk berjualan produk-produk dari kategori tersebut.

Pengetahuan tentang produk yang dijual akan sangat berpengaruh kepada bisnis Anda. Hal ini bisa sangat bermanfaat ketika Anda menghadapi pertanyaan dari calon konsumen. Jika konsumen puas dengan jawaban Anda sebagai penjual, besar kemungkinan mereka akan membeli produk tersebut. Sebaliknya, jika konsumen bertanya tapi jawaban yang mereka terima tidak memuaskan, secara otomatis akan timbul keraguan di dalam benak mereka untuk membeli produk yang Anda jual.

Tapi, jika Anda hendak memproduksi produk sendiri, maka pastikan bahwa produk tersebut adalah sesuatu yang Anda sukai dan kuasai. Jangan ragu untuk belajar kepada orang yang dianggap lebih paham tentang produk tersebut. Hal ini penting agar produk yang nantinya Anda produksi punya nilai lebih dibanding produk-produk lain di pasaran. Pahami tren produk yang saat ini digandrungi di pasaran. Jangan sampai produk yang Anda produksi menumpuk di gudang karena tren sudah berubah.

2. Tentukan Pasar

Meski kita sedang membahas tentang jualan online, di mana pasarnya sangat luas, tapi menentukan target pembeli tetap perlu dilakukan. Hal ini akan berdampak pada produksi produk Anda nantinya.

Misalnya, Anda memproduksi kerudung tapi menargetkan konsumen di usia kisaran 17 – 28 tahun. Maka, produksilah produk kerudung atau jilbab dengan model yang sedang populer di kalangan wanita di usia tersebut. Fokuslah kepada satu atau dua jenis produk terlebih dahulu untuk bisa lebih memahami pasar Anda.

Artikel Terkait:

10 Tips Sukses Jualan di Instagram

3. Mencari Supplier

Menemukan supplier dengan harga termurah namun tetap memiliki kualitas adalah prioritas Anda. Sisihkanlah waktu untuk mempertimbangkan dengan matang pada tahapan yang satu ini. Pasalnya, hal ini sangat krusial bagi bisnis online yang akan Anda jalankan.

Beberapa faktor yang bisa menjadi pertimbangan antara lain:

  • Lokasi supplier atau jarak antara lokasi Anda dengan supplier. Hal ini penting untuk diperhatikan karena untuk menghindari pembengkakan biaya pada saat distribusi bahan baku.
  • Harga yang ditawarkan. Carilah supplier dengan harga termurah tapi tetap memiliki produk berkualitas. Luangkanlah waktu untuk membandingkan harga yang mereka tawarkan.
  • Ketersediaan stok barang yang dijual. Jangan sampai ketika Anda mendapat banyak order, tapi supplier bahan baku justru kehabisan stok.
  • Kemudahan dan kelancaran komunikasi. Anda tentunya tidak ingin jika suatu hari ada keterlambatan pengiriman bahan baku tapi si supplier sulit dihubungi. Nah, ketika memilih supplier maka pastikan pula hal ini supaya tidak timbul masalah di kemudian hari.

4. Riset Kepada Penjual Online Lain / Kompetitor

jualan online

Saya sengaja menempatkan riset atau survei kepada penjual lain pada langkah awal sebelum memulai bisnis. Mengapa? Karena dengan melakukan survei ini di awal, Anda akan dapat memperkirakan harga jual barang produksi Anda nantinya. Hitung-hitungan menjadi kunci bagi Anda yang baru memulai sebuah bisnis. Bahan baku, biaya produksi, hingga distribusi harus dihitung secara matang agar tidak timbul kerugian di masa mendatang.

Selain itu, dengan melakukan survei, Anda dapat mengetahui tren yang saat ini sedang berkembang di pasaran.

5. Tentukan Harga Jual

Mungkin kebanyakan tips jualan online di luar sana akan menempatkan langkah menentukan harga jual setelah proses produksi selesai. Tapi, menurut saya justru sebaiknya ditentukan sebelum proses produksi. Mengapa? Karena dengan cara ini Anda dapat memperkirakan keuntungan yang akan diperoleh. Selain itu, menentukan harga jual di awal juga bisa memperkirakan kemampuan Anda bersaing dengan para kompetitor.

Apakah harga yang Anda tawarkan lebih mahal dari mayoritas kompetitor? Atau justru lebih murah? Tentunya, hal ini bisa dilakukan apabila semua perhitungan telah dilakukan dengan TELITI. Mulai dari bahan baku, biaya pengiriman bahan baku, proses produksi, upah pegawai, hingga margin keuntungan.

6. Menentukan Tempat/Media Jualan Online

Tentukan di mana Anda akan memasarkan produk tersebut. Ada beberapa opsi yang bisa dilakukan untuk jualan online, di antaranya:

  • Membuat toko online sendiri dengan domain sendiri sesuai dengan brand produk Anda. Diperlukan hosting dan domain untuk memiliki toko online sendiri. Niagahoster adalah salah satu penyedia hosting yang direkomendasikan.
  • Berjualan di marketplace seperti Tokopedia, Bukalapak, atau Shopee.
  • Berjualan online melalui sosial media seperti Facebook, Twitter, Instagram, atau bahkan Youtube.

Artikel Terkait:

Cara Memilih Hosting Terbaik

Jika usaha Anda sudah berkembang dan menghasilkan omset cukup besar, Anda juga bisa menginvestasikan sejumlah dana untuk beriklan di Google atau Facebook. Langkah ini dilakukan untuk lebih bisa memperluas jangkauan produk yang Anda jual dengan lebih mudah.

7. Proses Produksi

Di tahap inilah Anda sebagai seorang produsen dituntut untuk bisa memproduksi barang dengan kualitas terbaik untuk brand Anda. Penting untuk konsisten pada satu titik kualitas tertentu, bukan semakin menurun karena merasa sudah punya pelanggan. Perhatikan dengan ketat biaya produksi, mulai dari bahan hingga gaji pegawai (jika ada).

Selain itu, usahakan untuk bisa mengemas produk Anda semenarik mungkin. Pasalnya, kemasan adalah salah satu alat yang bisa membuat calon pelanggan tertarik pada pandangan pertama.

8. Promosi Jualan Online dan Distribusi

Layaknya jualan secara offline, jualan online juga harus ditopang dengan promosi yang baik. Strategi pemasaran diperlukan untuk bisa meningkatkan omset bisnis Anda. Seperti yang sudah saya sebutkan pada poin 6, ada beberapa media yang bisa digunakan untuk memasarkan produk. Tapi, ada beberapa langkah promosi tambahan yang bisa Anda lakukan, di antaranya:

  • Optimasi SEO untuk website toko online.
  • Beriklan di Google Ads dan/atau Facebook Ads.
  • Menjadi premium member dari beberapa marketplace, seperti Tokopedia, Bukalapak, dan Shopee.

Selain promosi, Anda juga harus bisa mendistribusikan produk dengan baik. Bekerja sama dengan kurir terpercaya adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menghindari delay pengiriman. Pasalnya, konsumen akan merasa lebih puas ketika produk sampai di tangan mereka dengan lebih cepat atau minimal tepat waktu.

Berikan promo-promo seperti gratis ongkir atau potongan diskon bagi pelanggan. Langkah semacam ini akan membantu Anda mempertahankan pelanggan agar tidak berpaling ke penjual lain.

Artikel Terkait:

Email Marketing: Strategi Jitu untuk Dongkrak Penjualan

9. Mengelola Arus Keuangan

Ketika bisnis sudah berjalan, jualan online pun ramai, maka akan ada perputaran uang yang cukup besar di sana. Kelola arus keuangan tersebut dengan baik karena ini sangat krusial bagi bisnis Anda. Catat dengan seksama uang yang masuk dan keluar secara teliti.

Anda tidak memerlukan seorang akuntan untuk hal ini, kecuali bisnis Anda sudah berskala sangat besar. Apabila masih kecil menengah, manfaatkanlah buku catatan atau gunakan aplikasi Microsoft Excel untuk melakukan pencatatan.

10. Lakukan Evaluasi

Apabila semua berjalan dengan baik, lakukanlah evaluasi terhadap semua hal. Tapi sebagian besar evaluasi biasanya akan difokuskan pada strategi pemasaran produk tersebut. Buka semua laporan penjualan hingga anggaran yang keluar untuk pemasaran untuk bisa mengetahui kekurangan dari strategi pemasaran Anda.

Langkah ini juga berfungsi untuk menemukan dan menghapus elemen-elemen yang tidak berguna dan cenderung sebagai pemborosan.

Kembangkan Jualan Online Anda

Sudah punya omset cukup besar dan ada keuntungan stabil setiap bulannya, maka cobalah untuk mengembangkan bisnis Anda. Jika sebelumnya saya menyarankan agar fokus pada satu atau dua produk saja, kini saatnya Anda mengembangkan sayap bisnis Anda. Misalnya, jika sebelumnya Anda hanya memproduksi kerudung, cobalah untuk memproduksi produk lain seperti gamis atau mukena.

Jika berniat untuk mengembangkan bisnis tersebut, Anda bisa mulai lagi dari langkah/poin pertama di atas. Kemungkinan besar, produk kedua atau ketiga Anda akan lebih mudah dipasarkan karena orang sudah mengetahui brand Anda. So, jangan ragu untuk mengembangkan bisnis jualan online Anda.

Penutup

Memulai bisnis atau jualan online mungkin tidak terlalu sulit. Namun, mempertahankan bisnis tersebut agar tetap eksis dan mampu bersaing dengan kompetitor adalah hal yang sulit. Oleh karena itu, cermati setiap langkah bisnis yang Anda ambil supaya segala sesuatunya dapat sesuai dengan perhitungan Anda.

Demikian artikel saya mengenai panduan memulai jualan online untuk pemula.

Semoga bermanfaat.

Jika bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini

About Alfin Fauzan

Digital Marketer, Writer, and Internet Enthusiast

View all posts by Alfin Fauzan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *