10 Tips Sukses Jualan di Instagram untuk Pemula

Tips Sukses Jualan di Instagram

Dalam beberapa tahun terakhir, gaya hidup masyarakat semakin mengikuti perkembangan teknologi, termasuk dalam hal berbelanja. Saat ini sudah banyak orang yang lebih memilih untuk berbelanja secara online ketimbang harus pergi ke pusat perbelanjaan. Alhasil, kini banyak ditemukan pedagang yang berlomba-lomba memasarkan dagangannya melalui internet. Mulai dari jualan di Instagram, Facebook, Twitter maupun marketplace.

Artikel Terkait:

Panduan Jualan Online untuk Pemula

Instagram telah menjadi salah satu media sosial paling populer, khususnya di Indonesia. Maka tak heran jika saat ini banyak orang yang memanfaatkan Instagram untuk berjualan produk maupun jasa. Tapi, seringkali ketika orang mulai jualan di Instagram, mereka melupakan beberapa poin penting sehingga dagangan sepi pembeli.

Nah, pada artikel ini saya akan membagikan beberapa tips yang semoga bisa meningkatkan pendapatan toko Anda.

Tips Jualan di Instagram

Saya anggap bahwa Anda telah terbiasa menggunakan aplikasi Instagram. Ketika sudah memiliki akun dan aktif menggunakannya, maka hampir dipastikan Anda tidak akan kebingungan membaca tips-tips jualan di Instagram ini.

1. Jangan Gunakan Akun Pribadi

Kesan profesional akan nampak ketika akun yang digunakan memang dikhususkan sebagai akun bisnis. Itulah mengapa tips yang paling awal adalah memisahkan antara akun pribadi dengan akun bisnis. Dengan demikian, Anda dapat lebih mudah memantau perkembangan bisnis Anda di Instagram.

Terkait penamaan akun bisnis tersebut, Anda bisa menggunakan nama brand produk/jasa yang dipasarkan. Selain itu, gunakan kata kunci dari produk yang sedang dipasarkan juga baik untuk bisnis Anda. Misalnya, @jualbukugrosir atau @jualtaswanita dan sebagainya.

Membuat nama akun dengan kata kunci produk yang dijual memang cukup efektif. Tapi, jika tujuan Anda adalah membangun brand, maka cara ini tidak dianjurkan. Jika ada brand sendiri yang Anda ciptakan, produk yang diproduksi sendiri, alangkah baiknya memulai jualan di Instagram dengan mengangkat nama brand Anda. Hal ini akan membantu calon pembeli mudah mengingat nama brand tersebut.

2. Profil Bisnis yang Jelas

Jualan di Instagram

Akun bisnis Instagram yang baik harus memiliki detail tentang produk/jasa yang ditawarkan. Hal ini akan membantu orang yang mengunjungi profil cepat memahami tentang apa yang Anda jual.

Misalnya, pada gambar di atas, merupakan akun bisnis salon yang memasarkan layanannya melalui Instagram. Pada bagian bio, mereka memberikan informasi singkat mengenai produk/jasa yang ditawarkan, diikuti dengan fitur gratis pengiriman, dan link menuju website.

3. Posting secara Rutin

Jualan di Instagram membutuhkan pengorbanan dan keuletan, sama seperti Social Media Marketing lainnya. Anda harus membiasakan diri untuk secara rutin memposting sesuatu yang baru setiap hari, bahkan beberapa kali sehari.

Mengapa demikian? Karena pengguna Instagram sangat banyak dan setiap akun biasanya mengikuti banyak akun. Artinya, kemungkinan postingan Anda untuk tenggelam di antara postingan akun-akun lain sangatlah besar.

4. Desain Postingan Menarik untuk Jualan di Instagram

Postingan adalah senjata Anda ketika jualan di Instagram. Buatlah postingan produk Anda semenarik mungkin, bahkan beberapa versi untuk satu produk. Cukup dengan merubah latar/background atau model guna menarik perhatian calon pembeli. Selain itu, kombinasikan postingan foto dengan video sehingga para followers Anda tidak bosan.

5. Caption yang Menarik

Bukan hanya soal foto dan video, perhatikan juga caption atau deskripsi dari postingan tersebut. Berilah detail produk/jasa yang sedang Anda dan buat semenarik mungkin agar menarik minat calon pembeli. Jangan malas untuk menulis caption, apalagi cuma copy dan paste dari postingan sebelumnya.

Caption pada postingan tersebut bisa diisi dengan spesifikasi produk, harga, atau penjelasan lainnya yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada calon pembeli.

6. Gunakan Hashtag yang Relevan

Hashtag Jualan di Instagram

Tagar atau hashtag punya peranan yang penting untuk postingan Anda. Selain bisa mendatangkan followers, pemberian hashtag atau tagar juga berperan untuk memperluas audiences Anda.

Misalnya, Anda menggunakan hashtag #taswanita di postingan Anda. Ketika ada orang mencari dengan hashtag yang sama, maka postingan Anda akan lebih mudah ditemukan, meski masih harus bersaing dengan akun lain yang menggunakan hashtag serupa.

Tapi, disarankan untuk tidak terlalu banyak memberikan hashtag pada deskripsi postingan Anda. Hashtag memang dianjurkan untuk jualan di Instagram, tapi apabila terlalu banyak dan tidak relevan, maka tidak akan memberikan hasil yang memuaskan. Justru lebih baik gunakan sedikit hashtag tapi pilihlah yang paling spesifik.

Artikel Terkait:

5 Tools Riset Hashtag Terbaik

7. Testimoni Pelanggan

Testimoni Pelanggan Instagram

Jualan di Instagram tidak seperti berjualan di marketplace, di mana pihak marketplace akan menjadi perantara antara penjual dan pembeli. Artinya, ada pihak ketiga yang menjamin transaksi tersebut aman karena dana akan disimpan terlebih dahulu oleh pihak marketplace sebelum produk diterima pembeli.

Ketika Anda memilih untuk berjualan di Instagram, testimoni dari pelanggan adalah senjata untuk mendapatkan kepercayaan calon pembeli baru. Pastikan Anda selalu meminta testimoni kepada pelanggan-pelanggan Anda. Nantinya, testimoni dari pelanggan tersebut bisa diposting di akun bisnis Anda.

8. Berikan Promo

Bagi orang yang gemar berbelanja, mendapatkan promo atau diskon adalah hal yang menyenangkan. Jadi, jangan ragu untuk membuat promo berbentuk diskon atau giveaway untuk followers akun Anda. Langkah ini sejauh ini cukup efektif untuk membanjiri akun Anda dengan followers baru dan tentunya meningkatkan penjualan.

Selain diskon dan giveaway, Anda juga bisa memberikan promo gratis ongkir bagi para followers atau dengan ketentuan minimal belanja tertentu.

9. Berinteraksi dengan Audience

Berjualan adalah tentang berinteraksi dengan pembeli/calon pembeli. Artinya, jangan pernah malas untuk membalas pertanyaan yang diajukan oleh audience, baik followers akun Anda maupun bukan. Tingkat kesabaran tinggi sangat diperlukan karena tidak jarang ditemukan kasus “Banyak Bertanya Tapi Tidak Beli”.

Jangan mudah terpancing emosi ketika menghadapi calon pembeli yang “bandel”. Penting untuk terus menjadi seller yang baik karena akan berpengaruh pada feedback dari pelanggan.

10. Ekspansi Pasar

Setelah bisnis sudah berjualan, kini saatnya untuk mengekspansi pasar. Pasar di sini bisa diartikan sebagai audiences. Apa yang bisa Anda lakukan? Cobalah gunakan fitur iklan berbayar yang ditawarkan Facebook. Pastikan bahwa target pasar Anda ditentukan dengan benar sehingga uang tidak dihabiskan cuma-cuma.

Selain menggunakan Facebook Ads, Anda bisa mencoba untuk mengendorse produk pada selebgram atau influencer untuk mempromosikan produk Anda. Tapi, pastikan juga bahwa Anda memilih orang yang tepat.

Misalnya, Anda menjual tas wanita, maka pilihlah endorser yang memang punya latar belakang dunia fashion, bukan dunia otomotif.

Dengan mengekspansi pasar, besar kemungkinan akun Anda akan dapat banyak followers. Sejalan dengan itu, tingkat penjualan produk toko Anda juga meningkat.

Penutup

Menawarkan produk melalui media sosial Instagram bukanlah hal yang mudah. Tapi, bukan tidak mungkin Anda bisa meraih sukses dari sana. Selama Anda mau belajar, konsisten, dan ulet menggeluti bisnis di Instagram tentunya kesuksesan itu akan datang.

Jangan terpaku dengan Instagram saja karena ada banyak media sosial yang bisa Anda manfaatkan, mulai dari Facebook, Youtube, dan Twitter. Selain itu, ada baiknya Anda mulai membuat website sendiri sebagai toko online Anda untuk lebih mengembangkan bisnis Anda.

Semoga bermanfaat.

Jika bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini

About Alfin Fauzan

Digital Marketer, Writer, and Internet Enthusiast

View all posts by Alfin Fauzan →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *