6 Fakta Mencengangkan Lain tentang Bisnis Vtube

Bisnis Vtube

Pada artikel sebelumnya, blog kami sudah pernah membahas bisnis Vtube yang saat ini sedang marak di kalangan masyarakat. Tapi, sudah seperti yang kami duga sebelumnya, artikel tersebut akan membawa pro dan kontra. Kubu pro tentu mereka yang sudah terdaftar sebagai member sedangkan yang kontra adalah mereka yang sejalan dengan pemikiran kami bahwa ‘ada yang tidak beres’.

Artikel Terkait:

Vtube Penipu? Baca Ini Sebelum Bergabung

Beberapa fakta sudah kami paparkan di dalam artikel sebelumnya. Tapi, ternyata masih ada beberapa fakta lain yang akan kami paparkan di kesempatan kali ini. Perlu digaris bawahi, bahwa artikel ini ditulis untuk memberikan wawasan kepada calon member Vtube yang masih bimbang untuk bergabung atau tidak. Tapi, tidak menutup kemungkinan pula member-member yang sudah terlanjur bergabung akan berubah pikiran setelah membaca artikel ini.

Di artikel sebelumnya, ada 3 poin utama mengapa kami tidak merekomendasikan Anda untuk bergabung dengan Vtube.

  • Vtube mengklaim bahwa mereka berkutat di bisnis periklanan. Namun, konsep mereka jelas bertentangan dengan konsep bisnis periklanan digital yang sebenarnya.
  • Satgas waspada investasi OJK telah memasukkan nama perusahaan Vtube (Future View Tech) sebagai salah satu entitas ILEGAL.
  • Website resmi Future View Tech selaku perusahaan yang mengoperasikan Vtube diblokir oleh Kominfo.

5 Fakta Mencengangkan Lain Bisnis Vtube

Mungkin akan ada banyak lagi member-member Vtube yang mencoba membantah fakta ini. Tapi, kami berprinsip bahwa website kami memiliki hak untuk mengulas hal tersebut. Sebab, para member pun juga memiliki kebebasan untuk berpromosi bukan? Jadi, tidak ada salahnya kami mencoba memaparkan bisnis ini dari sudut pandang kami.

1. CEO Vtube Tidak Jelas

Kami menemukan semacam resume atau biografi dari Jack Goay (Goay Zi Jian), pria yang diklaim sebagai CEO Vtube. Berikut tangkapan layarnya.

CEO bisnis Vtube

Well, gambar tersebut adalah satu-satunya gambar yang mendeskripsikan siapa Jack Goay itu. Disertai dengan logo Vtube dan Future View Tech serta template bernada bisnis mereka, kami berasumsi bahwa gambar dan tulisan tersebut resmi rilisan dari pihak Vtube.

Jika benar begitu, tentu sangat miris. Sebab, untuk sekelas ‘perusahaan’ dengan jutaan member, presentasi biografi atau resume sang CEO sangatlah buruk. Mengapa?

  • Tampilan benar-benar tidak profesional. Hal ini dibuktikan dengan potongan foto yang sangat tidak rapi. Bahkan, untuk sekelas perusahaan ‘kroco’ saja, mereka benar-benar memperhatikan hal semacam ini.
  • Resume yang dibuat benar-benar kacau. Perhatikan bahasa yang mereka gunakan, sangat tidak profesional. Contoh: “Jack Goay adalah CEO dan pendiri Future View Tech dan melayani sebagai anggota dewan direksi”. Keliatan kan bagaimana tata bahasanya? Silahkan baca sendiri sisanya di screenshot di atas.

Berangkat dari situ, kami pun tergerak untuk mencari lebih lanjut ‘Jack Goay’ di beberapa platform online, terutama Linkedin. Kenapa Linkedin? Sebab Linkedin adalah ‘gudangnya’ para pekerja dan businessman di seluruh dunia. Hampir setiap pebisnis atau pekerja (terutama di luar negeri) pasti memiliki akun LinkedIn.

Lucunya, untuk orang sekelas Jack Goay yang mantan Manajer Pemasaran Internasional seakan baru membuat akun Linkedin miliknya. Ini adalah tangkapan layar satu-satunya akun bernama Jack Goay di Linkedin.

Jack Goay Linkedin

Tangkapan layar ini diambil beberapa minggu lalu. Tapi, ketika tulisan ini dibuat, akun tersebut sudah hilang tertelan bumi.

2. Bisnis Vtube Haram

Bagi seorang muslim, mempertimbangkan penghasilan haram dan halal adalah sebuah kewajiban. Sebab, ini berkaitan dengan apa yang akan kita konsumsi nantinya menggunakan uang tersebut. Beruntung bagi kita kaum muslimin, Nahdlatul Ulama (NU) ternyata sudah melakukan analisanya terhadap bisnis Vtube dan menyimpulkan bahwa bisnis ini haram.

Analisa ini dilakukan oleh Ustadz Muhammad Syamsudin. Beliau adalah peneliti Bidang Ekonomi Syariah di Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur.

Di laman NU.or.id, beliau menggarisbawahi tentang penggunaan View Point (VP). Apabila VP seseorang dibeli oleh member lain, maka VP tersebut berperan sebagai harta utang (mal duyun). Harta ini sah secara fiqih karena berjamin dolar dan dapat dikuasai sepenuhnya oleh pemilik akun.

Namun, ketika VP digunakan sebagai landasan atau persyaratan untuk naik level, maka di sini terjadi ruang bagi skema Ponzi. Ingat, bahwa member baru hanya bisa membeli VP dari leadernya. Artinya, ketika sudah tidak ada member baru, maka VP tidak akan menjadi uang. Kecuali, perusahaan mau membeli VP para membernya. Tapi sejauh ini hal tersebut tidak terjadi.

Rujukan dari situs Nahdlatul Ulama:

https://islam.nu.or.id/post/read/123216/vtube-praktik-haram-berdalih-bisnis-iklan-di-aplikasi-video

https://islam.nu.or.id/post/read/123334/pengelabuan-vtube-terhadap–calon–vtuber

3. Pihak Perusahaan Tidak Tampil

Pro dan kontra yang terjadi membahas bisnis Vtube ini sudah terjadi dalam beberapa bulan terakhir. Ada kekhawatiran dari calon member bahwa bisnis ini ilegal. Seharusnya, pihak perusahaan tampil dan meyakinkan masyarakat melalui press release, BUKAN MELALUI MEMBER!

Logika, ada banyak orang, bahkan katanya sudah jutaan, yang saat ini tergabung menjadi member Vtube. Pihak perusahaan tentu ingin terus menambah jumlah membernya bukan? Ketika ada keraguan dari masyarakat, bukankah seharusnya pihak perusahaan muncul dan memberikan keyakinan kepada calon membernya? Itu yang biasa dilakukan oleh perusahaan-perusahaan ‘normal’.

Mereka masuk ke dalam daftar entitas ilegal OJK dan situsnya diblokir pemerintah. Kenapa diem-diem bae? Bukankah ‘normalnya’ mereka akan menuju kantor OJK dan Kominfo untuk melengkapi persyaratan mungkin? Tapi ini tidak. Yang kita dapat hanyalah informasi yang ditulis oleh member Vtube seperti tangkapan layar berikut.

Jack Goay Vtube

LAGI! Sangat-sangat tidak PROFESIONAL untuk sebuah perusahaan yang mengklaim mereka bakal menyaingi Youtube. Hal semacam ini membuat segala informasi rancu, bahkan antar member Vtube sendiri. Sebab, tidak ada release resmi dari Vtube yang BENAR-BENAR RESMI, entah melalui situs atau aplikasi. Gimana mau lewat situs ya, orang situs mereka aja kena blokir, hehehe

4. Gak Jelas!

Ada sebuah Q&A yang saya temukan tentang Vtube di laman Sites.Google. Tentu, ini dibuat oleh member Vtube hehehe. Lucunya, di salah satu Q&A tersebut ada pertanyaan seperti ini:

Tanya: Data identitas kita bagaimana apakah bisa terjamin keamanannya?

Jawab: Data identitas kita aman karena Vtube sudah memiliki legalitas dari Kominfo.

Ini linknya: https://sites.google.com/view/vtube-indonesia-/halaman-muka/q-and-a-vtube

Vtube Penipu

Lah, bukannya situs ente aja diblokir Kominfo? Kok bisa-bisanya nyebut punya legalitas di Kominfo. Apa ini yang kalian gemborkan?

Kominfo Vtube

Ini memang benar bahwa Future View Tech sudah berupaya mendaftarkan situsnya. Di situ ada tulisan, “Tanda Daftar Ini Menjadi Tidak Berlaku dalam Hal Pendaftar Tidak Menyerahkan Bukti Sertifikat Keamanan Informasi hingga 10 Maret 2021.” Sayangnya, sebelum batas tanggal itu saja, website resmi Future View Tech sudah kena blokir. Artinya, ada yang tidak beres karena Kominfo akan memblokir situs jika ada indikasi Judi, Porno, SARA, serta Penipuan.

Status izin PSE ini bisa diakses di PSE Kominfo. Coba cari Vtube atau PT Future View Tech maka Anda tidak bisa menemukannya di dalam daftar. Sebab, Kominfo memang sudah mencabut izin mereka dengan dasar rekomendasi SWI yang telah memasukkan Vtube ke dalam entitas investasi ilegal.

5. Kantor Tidak Jelas

Sebelum situs resmi Future View Tech (Fvtech.id) diblokir, kami sempat mengambil tangkapan layar halaman muka situs mereka. Di sana terdapat alamat kantor perusahaan ini yang berlokasi di:

Gedung Kinanti Building Lantai 2, Jalan Epicentrum Tengah No 3, Kawasan Rasuna Epicentrum, Kuningan, Kel. Karet Kuningan, Kec. Setiabudi, Kota Adm. Jakarta Selatan, DKI Jakarta, 62090.

Banyak member Vtube menilai, ini adalah benar-benar kantor Vtube. Tapi, ketahuilah bahwa Gedung Kinanti itu adalah sebuah komplek perkantoran yang disewakan. Lantai 1 digunakan untuk acara pertemuan, sedangkan Lantai 2 berisi sekat-sekat kantor virtual. Kantor-kantor virtual ini bisa disewa dengan jangka waktu tertentu. Mungkin apabila ada yang lebih tahu tentang Gedung Kinanti silahkan komen di bawah.

Pertanyaannya, apakah sudah ada member Vtube yang membaca artikel ini dan mencoba mendatangi kantor mereka? Yakin, kantor mereka ada di sana? Sebab, sampai sekarang belum ada bukti yang menjurus bahwa kantor mereka benar-benar ada di sana. At least, selfie lah di depan pintu kantornya, hehehe. Jika ada, silahkan komen di bawah.

6. Menjalankan Bisnis Diluar Izin yang Dipegang

Gambar tersebut adalah surat keterangan Izin Usaha Industri (IUI) yang diterbitkan oleh pemerintah Indonesia. Gambar inilah yang selalu menjadi senjata bagi member Vtube untuk meyakinkan calon rekrutan mereka bahwa bisnis Vtube legal.

Tapi, coba perhatikan bahwa kode KBLI yang ada di izin tersebut adalah 62090 yakni aktivitas teknologi informasi dan jasa komputer lainnya. Industri dengan kode KBLI tersebut seharusnya bergerak dalam kegiatan teknologi informasi dan jasa komputer lainnya yang terkait dengan kegiatan yang belum diklasifikasikan di tempat lain, seperti pemulihan kerusakan komputer, instalasi (setting up) personal komputer dan instalasi perangkat lunak.

Faktanya, bisnis Vtube merupakan bisnis periklanan atau advertising yang seharusnya berkode 73100. Silahkan Googling kode-kode tersebut jika kurang yakin.

Artinya, Vtube menjalankan bisnis di Indonesia tidak sesuai dengan izin yang mereka pegang. Seharusnya, izin usaha mereka sudah dicabut jika mengacu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 1995 tentang Izin Usaha Mandiri. Di pasal 10 tentang pencabutan izin, IUI dapat dicabut dalam hal:

Pasal 10 Ayat 4: Perusahaan industri yang melakukan kegiatan usaha industri tidak sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam izin yang diperolehnya.

Pasal 10 Ayat 5: Perusahaan industri yang tidak menyampaikan informasi industri atau dengan sengaja menyampaikan informasi industri yang tidak benar.

Sampai saat ini, Future View Tech masih ada di dalam website daftar perizinan pemerintah. Apabila sudah ada pelaporan, seharusnya izinnya akan dicabut sesegera mungkin. Well, mari kita tunggu saja bagaimana endingnya. 🙂

Penutup

Sekali lagi kami tekankan, bahwa artikel ini diperuntukkan sebagai referensi bagi orang yang masih bertanya-tanya tentang bisnis Vtube, legal atau ilegal? Data di atas adalah FAKTA, meski ada sedikit asumsi penulis di poin tentang kantor Vtube.

Artikel Terkait:

Cara Hapus Akun Vtube, Gak Janji 100 Persen Berhasil

Anda bergabung dengan Vtube atau Tidak bukan menjadi urusan penulis. Sebab, penulis memahami bahwa semua keputusan ada di tangan pribadi masing-masing.

Semoga bermanfaat dan tetap jaga kesehatan!

Jika bermanfaat, silahkan bagikan artikel ini

About Alfin Fauzan

Digital Marketer, Writer, and Internet Enthusiast

View all posts by Alfin Fauzan →

45 Comments on “6 Fakta Mencengangkan Lain tentang Bisnis Vtube”

  1. Saya mau tanya bg
    Saya termasuk member baru vtube…vo saya pun masih 6.** point…saya smpet ragu juga sih sblm brgabung. Masa iya kan cman nnton iklan bsa dibyar dgn dolar…sesimpel itukah.yg saya mau tanyakan….kalau kta member saya polisi bhkan tentara pun ada yg main vtube….dn fto mereka jga ada….itu asli apa gmna y bg? Smntra spertiyg abg blg…saya cek smua situsny mmg gg ada dn di blokir…mhon pencerahannya bg

    1. Foto bisa asli, tapi sekali lagi siapapun bisa memutuskan untuk ikut dan menolak Vtube. Artikel ini isinya FAKTA yang kami himpun dan jadikan satu sebagai referensi para pembaca blog kami. Urusan ikut atau tidak, keputusan tetap di tangan masing-masing.

  2. Saya member baru 1 bulan… Saya direkrut adik saya… Saya ikut2 saja… Saya kira jika vp sdh cukup 10 sdh bisa diuangkan… Ternyata ribet dengan misi2nya… Ujung2nya cm buang2 waktu… katanya klo mw bagus rekrut 20 orang… Hmmmm lu kira gampang.. ini saja aku rekrut cm 1 org… Gampang banget kumpulin VP tp cairkan ribet… Bangke lah…

    1. sy join 3 bulan.udah mengantongi 10jt lebih om. tanpa keluar modal.
      tdk ada bisnis instan om.
      klo mau instan pesugihan aja.
      smua butuh usaha .

    2. 1 lg.
      syarat pencairan vp
      minimal di atas 10 vp.
      10 vp nya g bs keluar. harus mengendap dan hanya bs di pakai untuk menukar paket misi
      krn terlalu banyak akun robot. hbs vp buang akun dan bkin akun lagi. untuk mengurangi akun mati
      makanya vp harus tersisa 10. jadi jika berhenti. dan suatu saat ingin melanjutkan. sisa login kembali dan langsung tukar paket misi dari 10 vp tadi.
      misal mau cairkan 5 vp.
      musti ada 15 vp lebih.
      10 mengendap.
      5 nya yg di cairkan .
      10 itu bs di tukarkan paket misi lagi klo mau
      seeprtinya leadernya tdk menjelaskan scara detai yaa..

    3. Kalo mau blajar spe mahir ga bakalan cerita seperti ini..sy sudah merasakan keuntungan puluhan juta setiap bulan kok..

  3. Sy member V-Tube, sekarang udah tiap Minggu jual vp minimal 100. Wowww keren V-Tube.
    Dapat penghasilan 100$/ pekan.
    Terimakasih V-Tube

  4. Yg bikin artikel bikin dong yg lebih baik dari vtube, jangan hanya mengkritik tp tdk bisa kasih solusi di masa pandemi.
    Sampai hari ini ga ada tuh yg merasa tertipu bahkan mereka merasa tertolong dg adanya Vtube.
    Jadilah obat saat ada yg sakit, jangan jadi racun yg akan mempercepat kematian

  5. Yang bikin artikel ini hanya ingin blognya dikunjungi oleh pembaca, untuk menambah viewer saja menumpang pada nama besar VTube..

  6. Vtuber yg sudah berhasil ga bakal goyah oleh celotehan macam ini..
    Kecuali yg baru gabung ..blm mendalami lebih dalam tentang Vtube

  7. Di laman NU.or.id, beliau menggarisbawahi tentang penggunaan View Point (VP). Apabila VP seseorang dibeli oleh member lain, maka VP tersebut berperan sebagai harta utang (mal duyun). Harta ini sah secara fiqih karena berjamin dolar dan dapat dikuasai sepenuhnya oleh pemilik akun.
    (Oke tuh)

    Namun, ketika VP digunakan sebagai landasan atau persyaratan untuk naik level, maka di sini terjadi ruang bagi skema Ponzi.
    (Yang mensyaratkan si Penulis, itu strategi perusahaan om. Semisal nih, si A ndak jadi apa apa, lalu dia jadi lurah, lalu jadi Gubernur dan keatasnya. Apakah proses tersebut itu juga ponzi?
    dan sekarang jadi lurah, gubernur atau pemerintah lain ndak mungkin kalau ndak keluarkan puluhan hingga ratusan juta).

    Ingat, bahwa member baru hanya bisa membeli VP dari leadernya. Artinya, ketika sudah tidak ada member baru, maka VP tidak akan menjadi uang. Kecuali, perusahaan mau membeli VP para membernya. Tapi sejauh ini hal tersebut tidak terjadi.

    (Ini kan murni pendapat Penulis yang belum tahu realnya. Ya sebenarnya saya juga sih, wkwk. Ya tapi oke laaaah, mungkin saat ini memang benar pendapat Penulis, sebab selama ini belum ada yang murni di transfer Perusahaan, kenapa? Ya karena sampai saat ini waktu mereka posting VP untuk dicairkan belum sampai 7 hari dah diambil member lain, cuba kalau sudah sampai 7 hari, bakal perusahaan yang transfer. Karena memang seperti itu yang pernah disampaikan admin vtube.

    Tapi yang lebih lebih menarik kata” ini, Kecuali, perusahaan mau membeli VP para membernya. Tapi sejauh ini hal tersebut tidak terjadi…

    Ya tunggu saja episode berikutnya sesuai yang saya jelaskan diatas “kalau setelah 7 hari belum ada yg beli VP maka perusahaan akan membelinya”.
    Lagian saat ini masih tahap awal atau fase one, belum masuk fase two (e-commerce) and fase three (digital currency)…

    Oke dah, salam silaturrahmi om. Salam saya jangan memandang pada sebelah mata dulu ketika menulis artikel wkwk. Tunggu saja dah aksi selanjutnya
    Pengecualian Penulis NU Online akan segera terpecahkan nanti apakah memang benar atau salah.

  8. Yang bikin artikel ini bangkeee, sampah (yang ingin dapat keuntungan dari celotehan nya yg dia sendiri tdk paham) dan bagaimana anda bisa mengatakan dari sianu , sialan , sempalan…hahhh kalau anda sendiri belum pernah masuk melebur kedalamannya .. okeh anda yg yg baru gabung : sdh brp lama anda gabung, jadi gabisa dan belum terbukti.. harusnya kalo mau per anda tanyakan dan cari juga dong org yg sdh sampai level tertinggi , bener ga pendapatan nya sesuai yg di vtube..

  9. Yg bayar bukan Vtube tp sesama member. Skema kayak gini bakal bubar kalau dah g ada member baru lg. Ratusan VP ga akan ada gunanya, sapa yg mo beli? Makanya leader getol cr mangsa baru supaya bisa trus menikmati manisnya duit dr member” baru dan member” yg mo fasttrack. Inget wkt kecil, punya byk kelereng klw jago maennya. Dijualin ke temen, hasilnya buat jajan. Klw klereng lgsg di tukerin permen ke warung g bakalan laku, apalagi ditukerin sm beras.

  10. Saya br 2 bulan ini join jd member vtube it’s oke” aja… lah wong gratisss wifi aja gratis.. modal no ktp sama no hp doang mumpung ngk ada kerjaan sampingan… sampe smua sodara sy, sy ajakin join dan smua main nonton gratiss… dan sy jg mrasa senang sudah ada hasilnya lah wong modal gratis.. asal konsinten aja yakin pasti ada hasil.. dan sy merasa terbantu dari vtube ini…… dan sudah dapat hasil… walau blm banyak…thank”… Vtube.. jd bisa mandiri… dari rumah smasa pandemi ini…

  11. Maaf bang..abang berani nulis ini …udah mendalami apa itu vtube dari dalem(udah gabung) atau hanya katanya2..doang.?? Lebih baik gabung dulu selami sampe dalem ..baru bicara vtube begini2..begitu2..

  12. Bang Alhamdulillah bang mataku udah kebuka. Terimakasih buat info2 nya. Sekarang udh fix delet akun biar lepas dari jeratan skema Ponzi. Btw data2 yg udh terverifikasi juga terdeletkah dari database mereka kalo delet akun vtube? Btw aku udh 3bln main

  13. Google aja muak ngeliat ni app tipu2… dah dihapus tuh dari playstore!
    sekarang dah resmi jadi app tuyul! ini aplikasi penjahat serius! sumpah petingginya ini penjahat semua tanpa hati nurani! penipu sejati! makan deh tuh uang pembelian vp! mudah2an penipu vtube dan keluarganya perutnya penuh dengan cacing!!! bikin keluarga berantem tiap hari, ibu saya mati2an bela vtube dan kerja nyari member kemana2 dari oktober 2020…, dah dibilangin mending jualan pecel biar cuma dapet 50ribu sehari tapi duit beneran, daripada kerja dibayar sama vp, PREEET! downline dah banyak, vp dah banyak…. zooonk app dihapus google…., kaga ada duitnya sepeserpun!!! SETAAAAN! masih lagi percaya tipuan vtube 3.0 bulan maret nanti! bikin malu! banyak keluarga dan teman jadi menjauh gara2 nyokap aktif ajak sana sini! kampreeeeeet!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *